SKYSHI MEDIA – Di era digital, di mana email dan chat mendominasi komunikasi, seni menulis surat tangan tetap memikat hati. Lebih dari sekadar tulisan, surat tangan membawa kehangatan, keaslian, dan sentuhan personal yang sulit tergantikan teknologi.
Para pecinta seni kaligrafi dan lettering kini menekuni teknik menulis yang indah, mulai dari pemilihan pena, jenis kertas, hingga tata letak huruf yang artistik. Menurut ahli psikologi komunikasi, Dr. Hana Siregar, menulis surat tangan tidak hanya meningkatkan kreativitas, tetapi juga membuat penulis lebih fokus dan mindful. “Setiap goresan pena membawa energi dan emosi yang tidak bisa dihasilkan lewat pesan digital,” ujarnya.
Selain itu, surat tangan menjadi medium yang bernilai untuk menyampaikan perasaan, apresiasi, atau ucapan terima kasih. Banyak komunitas kreatif kini mengadakan workshop menulis surat, memadukan seni visual dan kata-kata. Bahkan, surat tangan kini menjadi tren gifting yang berkesan di kalangan anak muda.
Meski tampak sederhana, menulis surat tangan menuntut ketelitian, kesabaran, dan ekspresi personal. Inilah yang membuat setiap surat menjadi karya unik, mampu menghubungkan hati pengirim dan penerima lebih dalam dibanding sekadar mengetik pesan singkat.***
