SKYSHI MEDIA- Pemerintah Provinsi Lampung mengajak kalangan mahasiswa untuk mengambil peran strategis dalam mendorong transformasi digital serta memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul di daerah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Lampung Digital Education Transformation Symposium 2026 yang digelar di Universitas Lampung, Jumat (17/4/2026).
Dalam paparannya, Marindo menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran besar dalam mencetak generasi unggul yang mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Universitas Lampung telah banyak melahirkan sumber daya manusia unggul yang kini berkiprah di berbagai bidang. Ini menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa masa depan Lampung tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas SDM. Dengan jumlah penduduk sekitar 9,5 juta jiwa dan mayoritas berada pada usia produktif, Lampung tengah berada pada momentum bonus demografi.
Data menunjukkan sekitar 69,24 persen penduduk berada pada usia 15 hingga 64 tahun, yang menjadi peluang besar untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Kesempatan ini tidak datang dua kali. Jika dimanfaatkan dengan baik, Lampung bisa melompat jauh ke depan,” katanya.
Marindo mengingatkan mahasiswa agar mempersiapkan diri dengan keterampilan, kreativitas, dan daya saing tinggi, serta mampu menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Ia juga menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus dipandang sebagai peluang. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator dan pencipta solusi.
“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Jadilah inovator dan problem solver bagi masyarakat,” tegasnya.
Pemprov Lampung sendiri terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, informasi lowongan kerja, pembayaran pajak, promosi pariwisata, hingga kanal pengaduan masyarakat melalui aplikasi Lampung-inn.
Selain itu, pemerintah juga berkomitmen memperluas infrastruktur digital agar akses teknologi dapat dirasakan secara merata hingga ke wilayah desa dan daerah terpencil.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung, Suripto Dwi Yuwono, menilai kegiatan ini sebagai langkah positif dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital.
Menurutnya, mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memanfaatkannya secara produktif untuk belajar, berinovasi, dan meraih masa depan.
Ia juga mengungkapkan capaian positif dunia pendidikan di Lampung, di mana 86 persen mahasiswa jalur prestasi di Universitas Lampung berasal dari sekolah di daerah tersebut. Bahkan, pada Program Studi Kedokteran, sebanyak 63 persen mahasiswa juga berasal dari SMA di Lampung.
Capaian ini dinilai sebagai hasil sinergi antara sekolah, perguruan tinggi, dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkembang, memanfaatkan teknologi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.***
