SKYSHI MEDIA- Profesionalitas jajaran pimpinan Perumda Air Minum Limau Kunci kembali menjadi sorotan publik. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Pirwan Bachtiar dan Dewan Pengawas Wasisno dinilai belum memberikan respons atas laporan terkait persoalan aset dan keuangan perusahaan.
Sorotan ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat pada Kamis (23/4/2026) yang menyebutkan bahwa mantan Direktur Utama berinisial DSM belum mengembalikan sejumlah aset perusahaan. Aset tersebut meliputi satu unit mobil pick up, tiga unit sepeda motor, serta satu unit laptop.
Tak hanya itu, DSM juga dilaporkan belum menyelesaikan tanggung jawab administrasi keuangan dengan nilai sekitar Rp500 juta.
Namun hingga saat ini, Pirwan Bachtiar dan Wasisno disebut belum memberikan tanggapan meskipun telah dimintai konfirmasi dan klarifikasi oleh berbagai pihak.
Selain minimnya respons, keduanya juga diduga belum melaporkan persoalan tersebut secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Sekretaris Daerah Lampung Barat, Nukman, membenarkan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait permasalahan tersebut.
“Belum ada laporan resmi ke saya,” ujar Nukman saat dikonfirmasi, Kamis (23/4/2026).
Meski demikian, Nukman mengaku telah meneruskan informasi yang diterimanya kepada Plt Dirut Perumda Limau Kunci untuk ditindaklanjuti.
Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Inspektorat Lampung Barat yang mengaku belum menerima laporan terkait dugaan persoalan di internal Perumda tersebut.
“Belum ada kalau ke meja saya, tidak tahu kalau yang lain,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan publik terkait tata kelola dan transparansi di tubuh perusahaan daerah tersebut. Terlebih, persoalan yang mencuat berkaitan langsung dengan aset dan keuangan yang merupakan bagian dari kekayaan daerah.
Publik berharap pihak manajemen Perumda Limau Kunci segera memberikan penjelasan terbuka serta mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan persoalan yang ada, guna menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan pelayanan tetap berjalan optimal.***













