SKYSHI MEDIA – Properti selalu menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat, namun apakah masih menguntungkan di tahun 2025? Dengan dinamika ekonomi, suku bunga, dan tren pasar properti yang terus berubah, calon investor perlu memahami peluang dan risiko sebelum menanam modal.
Salah satu faktor kunci adalah lokasi. Properti di kawasan berkembang dengan infrastruktur baik, akses transportasi, dan fasilitas umum cenderung memberikan nilai investasi lebih tinggi. Selain itu, properti komersial seperti ruko dan apartemen sewa masih diminati, terutama di kota besar yang menjadi pusat bisnis dan pendidikan.
Permintaan properti residensial juga tetap stabil, terutama untuk hunian yang strategis dan memiliki konsep smart home atau ramah lingkungan. Tren green building dan apartemen dengan fasilitas lengkap menarik minat milenial dan keluarga muda, menjadikan properti tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga aset investasi jangka panjang.
Namun, investor harus memperhatikan risiko inflasi, fluktuasi suku bunga KPR, serta regulasi pemerintah terkait pajak dan kepemilikan properti. Diversifikasi dan strategi jangka panjang menjadi kunci untuk meminimalkan risiko sekaligus memaksimalkan keuntungan.
Secara keseluruhan, investasi properti masih menawarkan potensi keuntungan di 2025, asalkan dilakukan dengan riset matang, pemilihan lokasi strategis, dan pemahaman tren pasar yang tepat. Properti tetap menjadi aset tangible yang dapat memberikan pendapatan pasif serta apresiasi nilai dari waktu ke waktu.***
