SKYSHI MEDIA – Peran anak muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia semakin terlihat nyata. Dengan keberanian bereksperimen, kepekaan terhadap tren, dan kemampuan memanfaatkan teknologi digital, generasi ini mampu mengubah ide sederhana menjadi industri yang bernilai tinggi.
Salah satu contohnya terlihat pada maraknya bisnis berbasis konten digital, mulai dari kreator YouTube, podcaster, hingga desainer grafis yang memasarkan karyanya secara global. Tak berhenti di situ, anak muda juga giat mengembangkan industri fesyen lokal, kuliner unik, musik independen, hingga aplikasi berbasis teknologi yang lahir dari kebutuhan sehari-hari.
Ekonomi kreatif hadir bukan hanya soal keuntungan finansial, tetapi juga memberi ruang ekspresi dan identitas budaya. Produk buatan anak muda Indonesia kini semakin mendapat apresiasi internasional karena mampu memadukan kreativitas lokal dengan strategi pemasaran modern.
Dukungan ekosistem digital turut mempercepat perkembangan ini. Platform e-commerce, media sosial, hingga layanan pembayaran digital membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan bisnis tanpa batas geografis. Dengan modal ide, kreativitas, dan semangat inovasi, anak muda membuktikan bahwa industri kreatif bukan sekadar tren, melainkan masa depan ekonomi Indonesia.
Fenomena ini menegaskan bahwa kreativitas bisa menjadi sumber daya baru. Dari ide sederhana yang lahir di kamar kos, garasi, atau kafe pinggir jalan, anak muda mampu membangun industri yang menggerakkan roda perekonomian. Dari ide, lahirlah industri; dari industri, terciptalah masa depan.***
