SKYSHI MEDIA – Pandemi COVID-19 meninggalkan jejak yang dalam bagi perekonomian global, termasuk Indonesia. Hampir semua sektor terdampak, mulai dari pariwisata, manufaktur, hingga UMKM. Namun, seiring meredanya krisis kesehatan, dunia kini menghadapi fase baru: pemulihan ekonomi pasca pandemi.
Salah satu tantangan terbesar adalah menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. Inflasi, fluktuasi harga energi, hingga disrupsi rantai pasok masih menjadi ancaman nyata. UMKM yang selama pandemi berjuang bertahan kini dituntut untuk lebih adaptif dengan teknologi digital agar mampu bersaing di era baru.
Di sisi lain, pandemi juga membuka peluang. Akselerasi digitalisasi, tren kerja fleksibel, dan meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan dan keberlanjutan menjadi modal penting. Pemerintah bersama pelaku usaha berupaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional, mendorong hilirisasi industri, dan memperluas akses pembiayaan.
Harapan terbesar datang dari semangat kolaborasi. Generasi muda dengan kreativitas dan inovasi diyakini mampu membawa warna baru dalam pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, investasi di sektor hijau dan energi terbarukan dipandang sebagai arah masa depan yang menjanjikan.
Ekonomi pasca pandemi memang penuh tantangan, tetapi juga menyimpan harapan besar. Kuncinya ada pada kemampuan masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha untuk beradaptasi dan bergerak maju bersama.***
