SKYSHI MEDIA – Siapa bilang jalan-jalan keliling dunia harus mahal? Fenomena backpacker justru membuktikan sebaliknya. Dengan konsep perjalanan sederhana, mandiri, dan penuh kreativitas, banyak traveler muda berhasil menjelajahi berbagai negara tanpa harus menguras tabungan.
Riset dan Persiapan yang Matang
Kunci utama perjalanan hemat adalah riset. Mulai dari mencari tiket promo, memahami aturan visa, hingga membaca ulasan hostel murah. Informasi yang lengkap membuat perjalanan lebih aman dan efisien.
Transportasi Murah dan Efisien
Banyak backpacker memilih kereta ekonomi, bus malam, hingga penerbangan low-cost. Selain hemat, perjalanan darat juga memberi kesempatan menikmati pemandangan lokal lebih dekat.
Akomodasi Alternatif
Hotel bintang lima? Bukan pilihan backpacker. Mereka lebih sering menginap di hostel, guesthouse, atau bahkan memanfaatkan aplikasi berbagi tempat tinggal seperti Couchsurfing. Selain hemat, kesempatan bertemu orang baru jadi bonus tersendiri.
Makan dengan Cara Lokal
Restoran mewah bisa dilewatkan. Street food atau warung lokal jadi pilihan utama. Selain lebih ramah kantong, traveler juga bisa merasakan cita rasa autentik khas daerah yang dikunjungi.
Hidup dengan Prinsip Minimalis
Backpacker terbiasa membawa barang secukupnya. Hanya kebutuhan esensial yang masuk ke dalam tas. Prinsip ini bukan hanya menghemat biaya bagasi, tapi juga membuat perjalanan lebih fleksibel.
Dengan strategi ini, traveling bukan lagi sekadar impian. Anak muda membuktikan, keliling dunia bisa diwujudkan dengan budget minimalis asalkan berani, disiplin, dan cerdas mengatur perjalanan.***













