SKYSHI MEDIA – Banyak orang bermimpi bisa keliling dunia, tetapi terkendala biaya yang dianggap mahal. Nyatanya, perjalanan internasional tidak selalu harus menguras tabungan. Dengan strategi cerdas ala backpacker, dunia bisa dijelajahi dengan budget yang relatif minim.
Salah satu kunci utama adalah perencanaan matang. Backpacker berpengalaman selalu mencari tiket murah jauh hari sebelumnya, memanfaatkan promo maskapai, hingga menggunakan aplikasi pembanding harga. Fleksibilitas waktu juga menjadi keuntungan tersendiri untuk mendapatkan harga terbaik.
Selain itu, penginapan hemat seperti hostel, homestay, atau couchsurfing menjadi pilihan favorit. Tak hanya ramah di kantong, pilihan ini juga memungkinkan para traveler berinteraksi dengan sesama backpacker dari berbagai negara.
Dari segi konsumsi, trik hemat bisa dilakukan dengan mencoba makanan lokal di warung kecil atau pasar tradisional alih-alih restoran mewah. Selain lebih murah, pengalaman kuliner lokal justru memberi kesan yang lebih otentik.
Transportasi pun menjadi aspek penting. Alih-alih mengandalkan taksi, banyak backpacker memilih transportasi umum atau bahkan berjalan kaki untuk menghemat biaya sekaligus menikmati suasana kota secara langsung.
Tak kalah penting, membawa barang secukupnya akan membuat perjalanan lebih praktis. Peralatan multifungsi, botol minum isi ulang, hingga pakaian yang mudah dicuci menjadi pilihan bijak untuk memangkas pengeluaran tak perlu.
Backpacking bukan sekadar soal hemat, tetapi juga soal kebebasan menjelajah dan keberanian keluar dari zona nyaman. Dengan persiapan yang tepat, siapa pun bisa membuktikan bahwa keliling dunia bukan lagi sekadar mimpi mahal.***













