Misteri Hewan Purba: Bisakah Dihidupkan Kembali Lewat Sains Modern?

banner 468x60

SKYSHI MEDIA – Dari mamut berbulu hingga dinosaurus, hewan purba selalu memikat imajinasi manusia. Pertanyaan besar pun muncul: mungkinkah makhluk yang sudah punah jutaan tahun lalu dihidupkan kembali dengan teknologi modern?

Ilmuwan kini tengah mengeksplorasi kemungkinan itu melalui cabang sains bernama de-extinction. Penelitian genetika memungkinkan rekonstruksi DNA dari fosil atau jaringan beku, seperti proyek untuk menghidupkan kembali mamut Siberia yang sempat membeku dalam lapisan es. Meski terdengar seperti fiksi ilmiah, eksperimen ini semakin nyata dengan kemajuan bioteknologi, kloning, dan rekayasa genetik.

banner 336x280

Namun, jalan menuju kebangkitan hewan purba tidaklah mudah. DNA yang ditemukan sering rusak dan tidak lengkap. Selain itu, ada pertanyaan etis yang besar: apakah benar menghidupkan kembali hewan purba demi ilmu pengetahuan, atau justru akan mengganggu keseimbangan ekosistem modern?

Terlepas dari pro dan kontra, riset ini membuka wawasan baru tentang evolusi dan konservasi. Beberapa ilmuwan percaya bahwa teknologi de-extinction lebih tepat digunakan untuk menghidupkan spesies yang baru punah akibat ulah manusia, seperti burung dodo atau harimau Tasmania. Dengan begitu, sains bisa menjadi alat untuk menebus kesalahan masa lalu.

Misteri hewan purba memang memikat, namun pertanyaan tentang “bisakah” sering kali beriringan dengan “seharusnya.” Apakah manusia siap menanggung konsekuensi jika eksperimen ini berhasil?***

banner 336x280