SKYSHI MEDIA – Gravitasi adalah gaya fundamental yang menjaga planet tetap pada orbitnya, membuat apel jatuh ke tanah, hingga mengendalikan pergerakan galaksi di alam semesta. Meski sudah lama dipelajari sejak era Isaac Newton hingga Albert Einstein, gravitasi tetap menyimpan banyak misteri yang belum terungkap sepenuhnya.
Teori Newton menggambarkan gravitasi sebagai gaya tarik-menarik antara dua massa, sementara teori relativitas umum Einstein menjelaskan gravitasi sebagai kelengkungan ruang-waktu akibat keberadaan massa dan energi. Namun, kedua teori ini belum sepenuhnya mampu menjelaskan fenomena tertentu di kosmos.
Salah satu misteri terbesar adalah energi gelap dan materi gelap, yang diperkirakan menyusun lebih dari 95% isi alam semesta. Jika gravitasi sudah kita pahami dengan baik, mengapa masih ada kekuatan tak terlihat yang mengendalikan percepatan ekspansi kosmos?
Selain itu, para ilmuwan masih mencari cara menyatukan gravitasi dengan mekanika kuantum. Hingga kini, gravitasi adalah satu-satunya gaya fundamental yang belum bisa dijelaskan secara konsisten dalam skala partikel subatomik. Inilah yang melahirkan berbagai teori spekulatif, mulai dari string theory hingga konsep dimensi tambahan.
Eksperimen modern, seperti pengamatan gelombang gravitasi, teleskop ruang angkasa, hingga penelitian di laboratorium partikel, diharapkan mampu membuka tabir misteri ini. Namun satu hal pasti: gravitasi masih menyimpan rahasia besar yang bisa mengubah pemahaman kita tentang asal-usul dan nasib alam semesta.***













