SKYSHI MEDIA – Momentum penting tercipta di Lampung Tengah pada Senin, 3 November 2025, saat pelantikan pengurus DPD Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Lampung Tengah berlangsung di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak. Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah, Welly Adi Wantra, S.STP., M.M., menegaskan harapannya agar ARUN bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Welly mengucapkan selamat kepada Ketua DPD ARUN Lampung Tengah, Lukmanto, S.H., beserta seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya menjalankan amanah sesuai AD/ART organisasi dan berperan aktif bersinergi dengan pemerintah, sektor swasta, serta masyarakat luas. “Semoga ARUN dapat menjadi jembatan aspirasi rakyat sekaligus mitra pemerintah yang handal dalam memperkuat pembangunan Lampung Tengah,” ujar Welly.
Pelantikan DPD ARUN Lampung Tengah ini berlangsung meriah dan khidmat, dihadiri oleh lebih dari 2.500 tamu undangan dari berbagai lapisan masyarakat. Acara diwarnai kehadiran Ketua Umum DPP ARUN, Bob Hasan, S.H., M.Kn., Ketua Badan Anggaran DPR RI sekaligus anggota Komisi III, perwakilan Gubernur Lampung, serta unsur Polda Lampung dan Kejati Lampung. Turut hadir juga Bupati Lampung Tengah, dr. Ardito Wijaya, M.K.M., Wakil Bupati I Komang Koheri, S.E., dan sejumlah pejabat daerah lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ardito Wijaya ditetapkan sebagai Pembina DPD ARUN Lampung Tengah, sementara Sekda Welly Adi Wantra menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah untuk menjalin sinergi dengan organisasi masyarakat dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) merupakan organisasi kemasyarakatan yang didirikan pada tahun 2016, dengan fokus pada advokasi hukum, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Sejak berdiri, ARUN berkomitmen memperjuangkan keadilan sosial, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta mendukung program-program pemerintah untuk kesejahteraan rakyat.
Program utama ARUN antara lain:
1. Advokasi hukum dan sosial bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum, termasuk bantuan hukum dan pendampingan.
2. Pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, pelatihan, dan program penguatan kapasitas lokal agar masyarakat lebih aktif berperan dalam pembangunan daerah.
3. Konsolidasi nasional menuju Indonesia Emas 2045 dengan menggerakkan kepengurusan ARUN di tingkat pusat, provinsi, dan daerah untuk berkolaborasi dalam berbagai program pembangunan.
4. Dukungan terhadap program pemerintah, seperti program makan bergizi gratis, kesehatan masyarakat, dan pengentasan kemiskinan.
ARUN telah membangun jaringan kepengurusan di hampir 30 provinsi di Indonesia, dari tingkat pusat (DPP), provinsi (DPW), hingga daerah (DPD). Ketua Umum DPP ARUN, Bob Hasan, menekankan bahwa organisasi ini berfungsi sebagai wadah advokasi masyarakat yang mampu menjadi penghubung aspirasi rakyat dengan pemerintah, sekaligus memastikan program-program pembangunan berjalan tepat sasaran.
Pelantikan DPD ARUN Lampung Tengah bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk memperkuat peran organisasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Sekda Welly menegaskan, ARUN diharapkan mampu berperan nyata sebagai jembatan aspirasi rakyat serta mitra pemerintah dalam mewujudkan Lampung Tengah yang lebih maju, berkeadilan, dan berdaya saing.
“Kehadiran ARUN di Lampung Tengah harus menjadi katalisator perubahan sosial dan pembangunan yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat seperti ARUN sangat penting untuk memastikan semua kebijakan dan program pembangunan benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” kata Welly menutup sambutannya.***













