Rakyat Lampung Dinilai Makin Pragmatis, Kinerja Partai Jadi Sorotan

banner 468x60

SKYSHI MEDIA- Peta persepsi masyarakat terhadap kinerja partai politik di Provinsi Lampung menjadi sorotan setelah muncul hasil riset yang diklaim dilakukan ELSAM Lampung terhadap 1.200 responden.

Dalam riset tersebut, Partai Gerindra disebut menempati posisi teratas dengan tingkat persepsi sebesar 18,4 persen. Selanjutnya Partai Golkar berada di posisi kedua dengan 14,2 persen, disusul PDI Perjuangan sebesar 13,8 persen.

banner 336x280

Riset itu disebut menggunakan metode Dual-Frame Random Digit Dialing (RDD) dengan responden yang tersebar di 13 kabupaten dan dua kota di Provinsi Lampung.

Hasil tersebut menggambarkan persepsi masyarakat mengenai partai politik yang dinilai memiliki kontribusi terhadap persoalan kesejahteraan dan kepentingan masyarakat.

Gerindra disebut memperoleh persepsi tertinggi, terutama berkaitan dengan isu ketahanan pangan dan sektor pertanian.

Sementara Golkar berada di urutan kedua. Dalam riset tersebut, partai berlambang pohon beringin itu disebut memperoleh persepsi positif melalui program pemberdayaan UMKM dan berbagai aktivitas yang dinilai berkaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat.

PDI Perjuangan menempati posisi ketiga dengan angka 13,8 persen. Partai tersebut disebut memperoleh persepsi melalui isu jaring pengaman sosial serta advokasi terhadap kepentingan masyarakat kecil.

PKB, NasDem dan PKS Masuk Papan Tengah

Selain tiga partai yang berada di posisi teratas, hasil riset tersebut juga menunjukkan persaingan cukup ketat di kelompok papan tengah.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut memperoleh angka 9,6 persen. Kemudian Partai NasDem berada di angka 8,1 persen, disusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 7,5 persen.

Selanjutnya Partai Demokrat memperoleh 6,3 persen dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 4,8 persen.

Sementara sejumlah partai lainnya memperoleh angka di bawah lima persen. PPP disebut berada di angka 2,4 persen, PSI 1,9 persen dan Perindo 1,7 persen.

Angka tersebut menunjukkan masih terdapat jarak persepsi masyarakat terhadap kinerja masing-masing partai politik dalam isu kesejahteraan dan kepentingan publik.

Rakyat Dinilai Semakin Pragmatis

Direktur yang disebut mewakili ELSAM Lampung, Singgih, mengatakan hasil riset tersebut menjadi gambaran bahwa masyarakat semakin melihat kinerja nyata partai politik.

Menurutnya, masyarakat tidak lagi hanya mempertimbangkan popularitas figur atau besarnya kampanye, tetapi juga melihat dampak kebijakan dan kerja politik terhadap kehidupan sehari-hari.

“Rakyat Lampung tidak bisa lagi dinina-ninabokkan oleh baliho bergambar senyum pejabat. Indikator rakyat itu sederhana dan tajam: apakah pupuk ada, apakah harga singkong, sawit, dan kopi stabil, apakah jalan menuju ladang mulus,” kata Singgih dalam paparan tersebut.

Ia menilai partai politik perlu memperkuat kerja-kerja yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, persoalan pangan, harga komoditas pertanian, infrastruktur, UMKM, lapangan pekerjaan, hingga perlindungan sosial menjadi isu yang akan terus menjadi perhatian masyarakat Lampung.

“Partai yang tidak fokus pada urusan perut dan kesejahteraan rakyat pasti ditinggalkan,” ujarnya.

Hasil riset tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi partai politik untuk membuktikan kerja mereka di tengah masyarakat.

Bagi partai yang memperoleh persepsi tinggi, hasil tersebut menjadi modal politik sekaligus pekerjaan rumah untuk mempertahankan kepercayaan publik. Sementara bagi partai yang berada di posisi bawah, hasil tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program dan kehadiran mereka di tengah masyarakat.

Dengan dinamika politik yang terus berkembang, persepsi publik terhadap kinerja partai berpotensi menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan peta politik Lampung pada periode mendatang.

Namun, hasil survei tersebut tetap perlu dibaca dengan memperhatikan metodologi, waktu pelaksanaan, karakteristik responden, margin of error, serta transparansi data penelitian sebelum digunakan untuk menarik kesimpulan lebih luas mengenai preferensi politik masyarakat Lampung.***

banner 336x280

News Feed