Puluhan Hektare Diduga Menyimpan Jejak Sejarah, Saburai Budaya Nusantara Dorong Riset Cagar Budaya

banner 468x60

SKYSHI MEDIA- Kembali, Ketua Saburai Budaya Nusantara Rudi Santoso mengumpulkan pengurus untuk siap-siap bertemu Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon.

Hadir dalam rapat terbuka itu Sekretaris Muhammad Alfariezie, Bendahara Lilis Suryani dan Penasehat Arief Mulyadin di Perum Bukit Bilabong Jaya, lokasi kantor sekretariat komunitas tersebut.

banner 336x280

“Saya hari ini mengajak rapat terbuka para pengawas, penasehat dan pengurus serta anggota untuk mematangkan konsep dan ide saat nanti membicarakan Cagar Budaya di Kota Bandar Lampung kepada bapak Menteri,” ujarnya.

Setelah pada September lalu mereka rapat mengumpulkan barang-barang terindikasi kuat sebagai artefak benda-benda bersejarah lintas dinasti dan kerajaan hingga kolonial VOC dan Belanda berupa fragment mangkuk, candi bermaterial Sandstone dan Andesit, Penumbuk Megalitikum hingga Koin dari China, Vietnam dan Sukhotai Thailand serta Budaya Nusantara– dalam keakraban pada Minggu, 25 Oktober 2026 itu pengurus Saburai Nusantara memantabkan identifikasi barang-barang yang akan mereka presentasikan kepada eks anggota MPR RI dan Petinggi Gerindra tersebut.

“Kemarin kita kumpulkan mana-mana artefak yang kita temukan di lokasi diduga situs Cagar Budaya. Sekarang kita identifikasi dan deskripsikan untuk presentasi dalam pertemuan yang insyaallah dalam waktu dekat, ya doakan ya doakan dan mohon doanya,” tutur Rudi.

Ia mengklaim, sudah menerima arahan langsung dari orang terdekat Fadli Zon yang memintanya segera memberkaskan semua hasil temuan dan mendeskripsikannya ke dalam satu naskah agar memudahkan Menteri Kebudayaan mengetahui detail temuan di lokasi yang sementara ini statusnya masih diduga sebagai Situs Cagar Budaya tersebut.

“Saya sudah intens berkomunikasi dengan orang dekat bapak sebelum Komunitas ini resmi berstatus hukum. Kemarin beliau meminta kami segera menyusun naskah dan segera bertemu dengan bapak karena memang Cagar Kebudayaan menjadi salah satu program pemerintahan Prabowo-Gibran dan kebetulan Pak Fadli Zon memang lulusan Sastra dan mendalami kebudayaan.”

Rudi berharap, Fadli Zon dalam pertemuan nanti langsung mendukung riset dan observasi Saburai Budaya Nusantara di lokasi temuan artefak mereka sehingga area puluhan hektare itu benar-benar terpatok oleh Kemenbud sebagai wilayah Cagar Budaya demi menyelamatkan sejarah terbentuknya identitas masyarakat Indonesia.

“Harapan kita sangat berharap bapak Fadli Zon mendukung program kerja kita agar warisan jati luhur dan keagungan yang membentuk kita sebagai masyarakat Indonesia ini legal sebagai Cagar Budaya,” ujarnya.

Mereka tak hanya akan mengajak para arkeolog atau peneliti sejarah lainnya, tapi dengan cerita-cerita urband legend di lokasi benda-benda itu maka sangat mungkin bekerjasama dengan sastrawan, pelukis, perfilman, teater hingga ekraf.

Tujuannya satu, tak lain dan enggak lain-lain atau tak bukan, ialah menggali berbagai potensial cerita hingga pundi-pundi rupiah dalam bentuk dagangan kerajinan replika.

“Selain mendorong penetapan Cagar Budaya, didirikannya Saburai Budaya Nusantara ini juga kan niat kita untuk menjadi penstimulan praktisi kebudayaan turut serta mendeskripsikan dan mengoptimalkan potensi dari masing-masing perspektifnya.” ***

banner 336x280