MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Metro Gelar Studi Inspiratif ke Pringsewu, Dorong Inovasi Literasi dan Pembelajaran Digital

banner 468x60

SKYSHI MEDIA– Sebuah langkah kolaboratif penting dalam dunia pendidikan kembali terwujud. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP Kota Metro melakukan kunjungan kerja sekaligus studi inspiratif ke Kabupaten Pringsewu, Rabu (24/9/2025). Rombongan yang dipimpin Kabid GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro, Hendra Budiman, S.T., M.M., diterima langsung oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu, Dr. Supriyanto, M.Pd., mewakili Bupati Pringsewu di Aula Utama Kantor Bupati.

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring, membangun kolaborasi, serta menggali inspirasi dalam menghadirkan inovasi pembelajaran bahasa Indonesia yang sesuai dengan tantangan era digital.

banner 336x280

Dalam sambutan tertulis Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas yang dibacakan oleh Dr. Supriyanto, disampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, pembelajaran bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, melainkan juga cermin identitas bangsa sekaligus jembatan menuju perkembangan ilmu pengetahuan.

“Generasi kita hidup di tengah derasnya arus digitalisasi dan budaya literasi yang berubah cepat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi kuat antara guru, siswa, pemerintah, dan masyarakat untuk melahirkan pembelajaran bahasa yang relevan dengan zaman,” ujar Supriyanto.

Ia menekankan bahwa digitalisasi harus dipandang sebagai peluang, bukan penghalang. Dengan pemanfaatan teknologi, metode belajar bisa lebih kreatif dan interaktif melalui video, aplikasi, maupun simulasi. Namun demikian, ia mengingatkan agar tujuan utama pendidikan tetap terjaga, yakni menumbuhkan literasi sejati. Literasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga memahami, menganalisis, serta menciptakan karya.

“Inovasi hanya bisa tumbuh jika kita bersinergi. Guru sebagai penggerak, siswa sebagai subjek aktif, orang tua sebagai pendukung, serta pemerintah sebagai fasilitator. Dengan begitu, bahasa Indonesia akan semakin hidup, berkembang, dan menjadi pijakan kokoh bagi kemajuan bangsa,” lanjutnya.

Kabid GTK Disdikbud Kota Metro, Hendra Budiman, menegaskan bahwa kegiatan studi inspiratif ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat jejaring antar-daerah. Menurutnya, guru tidak cukup hanya menjadi pelaksana kurikulum, tetapi juga agen perubahan yang mampu menciptakan suasana belajar menyenangkan dan bermakna.

“Guru adalah motor penggerak. Dengan saling berbagi pengalaman, strategi, dan metode, kita bisa meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia. Momentum ini juga mempererat silaturahmi dan kerja sama dalam menciptakan generasi yang lebih literat dan adaptif,” jelas Hendra.

Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Metro, Hendri Prasetyo, S.Pd., menambahkan bahwa alasan dipilihnya Kabupaten Pringsewu sebagai lokasi studi inspiratif adalah karena kualitas SDM yang dinilai luar biasa. Ia berharap kegiatan ini menjadi titik awal sinergi lebih erat antara Metro dan Pringsewu, tidak hanya sebatas pertukaran pengalaman, tetapi juga sebagai mitra dalam menggerakkan literasi nasional.

“Melalui kolaborasi ini, kita ingin menghadirkan pembelajaran yang bukan hanya formalitas, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan siswa dalam menghadapi era globalisasi,” kata Hendri.

Sementara itu, Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Pringsewu, Mailan Bastari, S.Pd., bersama jajaran pengurus menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai pertemuan ini sebagai ruang penting untuk berbagi gagasan, memperkaya metode, dan memperkuat budaya literasi di daerah masing-masing.

Turut hadir dalam acara tersebut Kabid GTK Disdikbud Kabupaten Pringsewu, Tomi Yazid Bustomi, M.Pd., Koordinator Pengawas Satuan Pendidikan Disdikbud Kota Metro, Dra. Maria Nurita, M.Pd., serta jajaran guru dari kedua daerah.

Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi interaktif yang membahas strategi pembelajaran berbasis digital, penguatan literasi kritis, hingga peluang kolaborasi riset antar-guru. Diskusi berjalan hangat dan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting untuk ditindaklanjuti.

Kolaborasi MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Metro dan Kabupaten Pringsewu ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain. Lebih dari sekadar pertemuan, kegiatan ini menunjukkan bahwa dunia pendidikan membutuhkan sinergi nyata lintas daerah demi menghadirkan pembelajaran bahasa Indonesia yang adaptif, kreatif, dan tetap berakar pada identitas bangsa.***

banner 336x280