SKYSHI MEDIA – Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa konten video lebih sering viral di media sosial dibandingkan gambar statis? Jawabannya ada pada cara otak manusia memproses informasi. Menurut penelitian, otak kita jauh lebih cepat memahami visual bergerak dibanding teks atau gambar. Tak heran, video menjadi “raja konten” di era digital.
Video mampu menyampaikan emosi, cerita, hingga informasi kompleks hanya dalam hitungan detik. Musik latar, ekspresi wajah, hingga alur gerakan menciptakan pengalaman yang lebih imersif dibandingkan gambar tunggal. Misalnya, brand yang menampilkan video testimoni konsumen akan lebih mudah dipercaya ketimbang sekadar foto produk.
Selain itu, algoritma media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube kini lebih mengutamakan video dalam distribusi konten. Artinya, peluang video untuk tampil di feed audiens jauh lebih besar daripada gambar.
Bagi kreator, video juga memberi ruang luas untuk bereksperimen: mulai dari storytelling singkat, tutorial, hingga tren hiburan yang bisa menarik engagement lebih tinggi. Hal ini terbukti dari lonjakan popularitas konten short video yang mampu menyedot perhatian pengguna dalam waktu singkat.
Dengan semua keunggulan itu, jelas bahwa video bukan sekadar tren sementara, melainkan medium utama komunikasi digital masa kini.***
