KKN Sains Aktuaria Itera Hadirkan Pembelajaran Unik, Siswa Belajar Keuangan Lewat Permainan

SKYSHI MEDIA- Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Sains Aktuaria Institut Teknologi Sumatera (Itera) menyelenggarakan kegiatan bertema “Integrasi Literasi Finansial dan Kesadaran Risiko Sejak Dini bagi Siswa” di UPT SD Negeri 3 Sukoharjo III, Desa Sukoharjo III, Kabupaten Pringsewu, pada 21 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Sains Aktuaria. Partisipasi mahasiswa dalam program tersebut diakui melalui skema Rekognisi Kuliah Kerja Nyata (KKN), sehingga aktivitas pengabdian yang mereka lakukan dapat dikonversi sebagai bagian dari pelaksanaan KKN.

Program ini dipimpin oleh Annisa Hevita Gustina Kumalasari, S.Si., M.Mat., dosen Program Studi Sains Aktuaria Itera, bersama tim dosen dan mahasiswa. Mengangkat tema “Literasi Finansial Dasar untuk Anak Hebat”, kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan sekaligus menanamkan kesadaran terhadap risiko kepada siswa sekolah dasar melalui metode pembelajaran yang interaktif, edukatif, dan menyenangkan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta diperkenalkan pada konsep dasar aktivitas ekonomi, terutama dalam kegiatan jual beli, agar memahami bahwa setiap usaha memiliki peluang untuk memperoleh keuntungan maupun menghadapi risiko kerugian.

Penyampaian materi dilakukan melalui simulasi Roda Peluang Usaha, sebuah permainan edukatif yang mengajak siswa berperan sebagai pedagang dan mengambil keputusan berdasarkan hasil putaran spinner. Setiap putaran menghadirkan berbagai situasi yang merepresentasikan kondisi nyata dalam dunia usaha, mulai dari memperoleh laba, mengalami kerugian, hingga menghadapi pengeluaran tak terduga.

Untuk memperkuat pengalaman belajar, tim PkM memanfaatkan berbagai media pembelajaran, seperti spinner, playmat, serta lembar pencatatan keuangan. Melalui simulasi tersebut, siswa tidak hanya memahami konsep untung dan rugi, tetapi juga belajar mencatat transaksi sederhana sebagai langkah awal dalam membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bertanggung jawab.

Selain itu, pendekatan berbasis permainan ini membantu siswa mengenali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan serta melatih mereka mengambil keputusan finansial yang lebih bijaksana.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka tampak aktif berdiskusi bersama dosen dan mahasiswa serta bersemangat mengikuti simulasi Roda Peluang Usaha.

Setiap hasil putaran spinner memberikan pengalaman yang berbeda, sehingga siswa dapat belajar secara langsung mengenai konsep keuntungan, kerugian, dan pentingnya mengelola keuangan dengan bijaksana.

Melalui kegiatan ini, dosen Program Studi Sains Aktuaria Itera memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi finansial masyarakat sejak usia dini. Di sisi lain, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari melalui skema Rekognisi KKN.

Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memperoleh dukungan pendanaan dari Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPM) Institut Teknologi Sumatera (Itera).

Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendorong pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.***