SKYSHI MEDIA– Pengurus Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan (DWP) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Provinsi Lampung Masa Bakti 2024–2029 resmi dikukuhkan di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Kamis (21/05/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Sosialisasi Atribut dan Administrasi Dharma Wanita Persatuan yang diikuti oleh para pengurus DWP dari seluruh kabupaten/kota serta OPD di Provinsi Lampung.
Sosialisasi menghadirkan Sekretaris Jenderal Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat, Naida Yudha Mediawan, serta Pengurus Bidang Organisasi DWP Pusat, Yuni Wisnu Sindhutrisno, sebagai narasumber yang memberikan pemahaman terkait atribut dan administrasi organisasi Dharma Wanita Persatuan.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh pengurus DWP dari 15 kabupaten/kota yang hadir secara lengkap, termasuk dari daerah terjauh seperti Kabupaten Pesisir Barat.
Batin Wulan, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekadar seremoni, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk menjadikan Dharma Wanita Persatuan semakin aktif, solid, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota, keluarga, serta masyarakat.
“Pengukuhan ini bukan hanya sebuah simbol kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus mengembangkan organisasi Dharma Wanita Persatuan agar semakin aktif, solid, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung,” tegasnya.
Menurut Batin Wulan, Dharma Wanita Persatuan memiliki posisi strategis sebagai organisasi yang menaungi para istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Ia mendorong seluruh pengurus untuk terus memperkuat solidaritas organisasi, menjaga marwah Dharma Wanita Persatuan, serta menyusun program kerja yang konkret dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Dharma Wanita Persatuan diharapkan mampu menyusun program kerja yang nyata dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Batin Wulan mengingatkan pentingnya peran perempuan dalam mendukung tugas dan pengabdian suami sebagai ASN. Menurutnya, dukungan, doa, dan keikhlasan para istri menjadi bagian penting dalam keberhasilan pelayanan kepada masyarakat.
Di tengah kondisi efisiensi anggaran yang tengah dihadapi berbagai sektor, ia juga mengajak seluruh pengurus untuk terus meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan inovasi organisasi.
“Situasi efisiensi tidak boleh menurunkan semangat kita untuk terus berinovasi dan berkarya. Saya yakin gerakan ibu-ibu ini luar biasa,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara Dharma Wanita Persatuan dengan pemerintah daerah serta organisasi perempuan lainnya dalam mendukung program pembangunan di Provinsi Lampung.
Ia berharap seluruh pengurus dapat menjadi teladan dalam etika, disiplin, dan menjaga nama baik organisasi.
“Saya percaya dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang tulus, Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung akan semakin solid, maju, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Agnesia Bulan Marindo, mengatakan bahwa kegiatan pengukuhan menjadi momentum penting dan strategis bagi keberlangsungan organisasi dalam menjalankan program kerja ke depan.
Ia berharap program-program DWP Provinsi Lampung dapat terintegrasi dan bersinergi dengan DWP OPD, biro di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, serta DWP kabupaten/kota.
Agnesia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Pengurus Unsur Pelaksana DWP se-Provinsi Lampung yang terdiri dari 38 sekretariat, badan, dinas, sembilan biro Setda Provinsi Lampung, serta 15 kabupaten/kota yang resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2024–2029.
“Semoga Ibu-Ibu dapat berperan aktif dalam mendukung dan menjalankan program-program Dharma Wanita Persatuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri ASN melalui berbagai kegiatan di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya guna meningkatkan kesejahteraan anggota, keluarga, serta masyarakat.
“Semoga Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung semakin semangat menjalankan seluruh program kerja yang telah direncanakan,” pungkasnya.
Pengukuhan dan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.***

















