SKYSHI MEDIA- Prabowo Subianto masih seperti dulu sebagaimana ketika head to head dengan Jokowi pada Pilpres 2014 maupun 2019.
Ia masih menjadikan pidato layaknya negarawan hendak berperang untuk mengungkapkan yang selama ini menjadi kekhawatiran publik demi simpati.
Tapi pidatonya itulah yang justru mengajak publik untuk terus mengkritik pemerintahannya.
Misrul, Panglima Ladam (Pangdam) yang melihat unggahan pidato presiden di Youtube Short Tempo pada Rabu, 24 Juni mempertanyakan arah kebijakan dan ucapan Prabowo Subianto.
Pangdam heran, Prabowo mengungkap Indonesia bersaing dengan banyak negara dan menyindir siapa-siapa yang tidak mendukung keberhasilannya.
“Saya tahu siapa yang bayar demo. Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara. Kayaknya kita tidak bangga dengan apa yang dihasilkan bangsa sendiri,” begitu cuilan Prabowo berpidato yang Pangdam tunjukan.
Pangdam mempertanyakan, kepada siapa Indonesia bersaing dan dalam bidang energi atau industri teknologi?
“Pidatonya aneh. Kita bersaing, bersaing dengan siapa? Untuk mobil operasional Koperasi Merah Putih saja, mobil Pick Up dan truck itu kita impor kok dari India, negara yang tak mampu menjaga kebersiham sebagian sungai Gangga,” ucapnya.
Fakta berpendapat, jumlah impor di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara itu mencapai 105 ribu unit.
Melansir Kompastv, Direktur Pengadaan PT Agrinas Pangan Nusantara, Elphis Rudy mengatakan– pengadaan mobil tersebut telah berdasarkan Inpres Nomor 17 tahun 2025.
“Betul, jadi pengadaan ini tentunya merupakan tugas kita yang diberikan penugasan sesuai inpres dan ada PKS dengan Kementerian Koperasi mewakili Kementerian yang lain,” kata Elphis pada Kamis, 26 Juni 2026.***


















