SKYSHI MEDIA- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Lampung sekaligus mencanangkan Gerakan Lampung Peduli Osteoporosis di Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH), Kota Baru, Lampung Selatan, Minggu (23/8/2026).
Pengukuhan Pengurus DPD Perwatusi Lampung dilakukan oleh Ketua Umum Perwatusi Pusat, Anita A. Hutagalung.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat upaya pencegahan osteoporosis sekaligus membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengapresiasi kehadiran Perwatusi sebagai mitra pemerintah dalam membantu menangani berbagai persoalan kesehatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan osteoporosis.
Menurut Jihan, osteoporosis merupakan penyakit yang kerap tidak disadari karena gejalanya tidak selalu muncul sejak awal. Namun, kondisi tersebut dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup seseorang.
Jihan menekankan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik secara rutin, konsumsi makanan bergizi, serta pemenuhan kebutuhan kalsium dan vitamin D.
Ia berharap Perwatusi dapat menjadi motor penggerak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang.
“Dari Lampung kita bangun kesadaran untuk menjaga tulang sehat sejak dini. Dari Lampung pula kita gerakkan masyarakat untuk hidup aktif dan sehat, sehingga terwujud masyarakat yang kuat, produktif, dan tetap mandiri hingga usia lanjut,” ujar Jihan Nurlela.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Lampung Anshori Djausal menyambut kehadiran Perwatusi sebagai bagian dari keluarga besar organisasi olahraga masyarakat di bawah naungan KORMI Lampung.
Ia menilai Perwatusi memiliki peran strategis dalam mendorong masyarakat agar aktif bergerak dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Menurut Anshori, olahraga masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi bonus demografi Indonesia pada masa mendatang. Karena itu, ia berharap Perwatusi mampu menghadirkan program-program yang menyentuh masyarakat secara langsung hingga ke seluruh kabupaten/kota di Lampung.
“Masyarakat yang sehat, bugar, produktif, dan bahagia merupakan investasi penting bagi masa depan daerah dan bangsa,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD Perwatusi Lampung Sri Aryanti mengatakan kepengurusan yang baru dikukuhkan akan segera memperluas jaringan organisasi dengan membentuk kepengurusan dan komunitas Perwatusi di seluruh kabupaten/kota.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat gerakan pencegahan osteoporosis di Provinsi Lampung sekaligus memperluas edukasi mengenai kesehatan tulang kepada masyarakat.
Sri Aryanti menjelaskan, sebelum pelantikan, Perwatusi telah menggelar pelatihan selama dua hari pada 21–22 Agustus 2026 di RS Bandar Negara Husada.
Pelatihan tersebut melahirkan berbagai program yang akan diterapkan di tengah masyarakat, di antaranya Osteo Dance untuk remaja dan program senam kesehatan tulang bagi kelompok lanjut usia.
“Kami akan mengembangkan komunitas-komunitas Perwatusi hingga ke daerah-daerah agar edukasi dan upaya pencegahan osteoporosis dapat menjangkau masyarakat lebih luas,” ujar Sri Aryanti.
Melalui pengukuhan dan pencanangan Gerakan Lampung Peduli Osteoporosis tersebut, Perwatusi Lampung menegaskan komitmennya untuk membangun budaya hidup sehat, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan tulang, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dunia kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Gerakan tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya masyarakat Lampung yang sehat, aktif, dan produktif.
Selain Wakil Gubernur Jihan Nurlela, kegiatan tersebut turut dihadiri organisasi kesehatan serta perwakilan masyarakat dari 15 kabupaten/kota di Lampung.
Melalui berbagai kegiatan edukasi dan kampanye hidup sehat, Gerakan Lampung Peduli Osteoporosis diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus mendorong terciptanya masyarakat Lampung yang lebih sehat, aktif, dan bugar.***


















