SKYSHI MEDIA – Industri animasi global tengah berkembang pesat, dan Indonesia perlahan mulai menunjukkan taringnya. Meski masih kalah dari raksasa animasi seperti Jepang, Amerika Serikat, atau Korea Selatan, potensi animasi lokal untuk mendunia sangatlah besar. Pertanyaannya, bagaimana karya anak bangsa bisa bersaing di kancah internasional?
Salah satu kunci utamanya adalah cerita yang otentik. Animasi Indonesia punya keunikan dari warisan budaya, mitologi, hingga keberagaman nusantara yang tak dimiliki negara lain. Serial atau film animasi dengan latar lokal bisa menjadi daya tarik global, apalagi jika dikemas dengan kualitas visual modern.
Dari sisi teknis, kolaborasi menjadi jalan penting. Banyak studio animasi lokal kini bekerja sama dengan perusahaan luar negeri, baik dalam bentuk proyek outsourcing maupun joint production. Langkah ini bukan hanya soal transfer teknologi, tapi juga memperluas jaringan distribusi agar karya bisa masuk ke pasar internasional.
Peran pemerintah dan ekosistem industri kreatif juga tak kalah penting. Dukungan berupa dana, pelatihan, hingga promosi melalui festival film internasional dapat membuka jalan lebih lebar. Apalagi, platform digital seperti Netflix, Disney+, dan YouTube kini memberi kesempatan bagi animasi lokal untuk tampil di panggung dunia tanpa batasan geografis.
Dengan kombinasi cerita khas Indonesia, kualitas produksi yang kompetitif, dan strategi pemasaran global, animasi lokal punya peluang besar untuk bersinar. Dari layar kecil hingga layar lebar, dunia siap mengenal Indonesia bukan hanya lewat alam dan budaya, tapi juga lewat karya animasinya.***



















