Wakil Jerman Tumbang! Benfica di Bawah Mourinho Siap Hancurkan Bayern 04 Leverkusen

SKYSHI MEDIA- Stadion Cahaya di Portugal akan menjadi saksi momen panas saat Benfica bersiap menyambut Bayern 04 Leverkusen di Liga Champions. Para penggemar diprediksi akan gemuruh bukan hanya karena atmosfer laga, tapi juga karena ancaman nyata yang dibawa oleh tim asuhan Jose Mourinho.

Kemenangan telak 3-0 atas Vitoria pada Senin, 3 November 2025, semakin menguatkan keyakinan fans Benfica. Gol-gol cantik itu menegaskan bahwa strategi Mourinho bekerja efektif, dan Benfica kini tampil ganas di liga domestik. Luis Pinto, pelatih muda Vitoria, tidak mampu menahan gempuran anak-anak asuhan Mourinho, memperlihatkan betapa solidnya skema menyerang tim Portugal ini.

Sejarah juga mendukung performa Benfica. Mourinho pernah menyingkirkan Bayern Leverkusen dengan mudah saat masih melatih klub-klub besar Eropa, bahkan menghadapi skuad yang diperkuat pemain top seperti Xabi Alonso dan Michael Ballack. Di Liga Champions, performa Leverkusen kerap tidak konsisten. Mereka baru-baru ini kalah telak 7-2 dari juara bertahan asuhan Enrique, dan dalam dua laga Bundesliga terakhir hanya berhasil mengemas tiga poin. Fakta-fakta ini semakin memperkuat prediksi bahwa Leverkusen bakal kesulitan menembus pertahanan Benfica.

Kekuatan Benfica tidak hanya dari nama besar Mourinho, tapi juga talenta muda yang siap meledak. Gianluca Prestianni dan Andreas Schjelderup menjadi andalan di sisi kiri serangan, mampu bergerak cepat, memotong pertahanan lawan, dan menciptakan peluang emas. Sementara sisi kanan menyerang juga menjadi senjata ampuh dengan gaya crossing positif Mourinho yang terbukti efektif mengobrak-abrik pertahanan Vitoria semalam. Kombinasi ini membuat lawan harus berjaga ekstra hati-hati.

Tak hanya itu, Mourinho dikenal sebagai pelatih yang pintar membaca situasi pertandingan. Ia mampu menyesuaikan strategi, memaksimalkan kelebihan pemain, dan memanfaatkan kelemahan lawan. FC Porto, salah satu rival terbesar di Portugal, pun kerap gagal mengimbangi dominasi Benfica, menunjukkan bahwa tim ini bukan sekadar kebetulan menang, tapi dibangun dengan filosofi sepakbola matang.

Dari sisi Bayern 04 Leverkusen, tekanan semakin besar. Tim Jerman ini harus berjuang keras menghadapi Benfica yang sedang on fire. Tanpa persiapan mental dan strategi matang, peluang Leverkusen untuk pulang dengan kemenangan sangat tipis. Analisis taktik menunjukkan kemungkinan mereka hanya bisa memaksimalkan satu poin, jika strategi Benfica tidak benar-benar menaklukkan mereka.

Intinya, laga di Stadion Cahaya akan menjadi pertunjukan sepakbola kelas dunia. Benfica di bawah Jose Mourinho siap menunjukkan bahwa mereka bukan hanya raja Portugal, tapi juga ancaman nyata bagi wakil Jerman. Fans di seluruh Eropa tentu menantikan duel ini dengan antusias, karena matematika sepakbola dan rekam jejak tim menunjukkan Benfica berada satu level di atas Bayern 04 Leverkusen.***