SKYSHIMEDIA- India telah mengirimkan surat edaran resmi kepada negara-negara anggota BRICS, termasuk Brasil, Rusia, Tiongkok, dan Afrika Selatan, yang menginstruksikan untuk menghentikan penggunaan dolar AS dalam transaksi perdagangan. Sebagai gantinya, seluruh transaksi dapat diselesaikan sepenuhnya dalam mata uang rupee India. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat posisi rupee di pasar internasional dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS.
Bank Sentral India (RBI) telah mempermudah prosedur pembukaan rekening Vostro untuk transaksi menggunakan rupee. Dengan kebijakan ini, bank-bank di negara anggota BRICS dapat memfasilitasi transaksi perdagangan langsung dalam rupee tanpa perlu konversi ke dolar AS. Langkah ini juga merupakan respons terhadap kebijakan tarif tinggi yang diterapkan oleh pemerintahan Donald Trump terhadap barang-barang dari India.
Namun, India menegaskan bahwa kebijakan ini tidak berarti mendukung de-dolarisasi secara keseluruhan. Pemerintah India menekankan bahwa fokus utama adalah pada promosi perdagangan menggunakan mata uang lokal di antara negara-negara BRICS, bukan menghapuskan dolar dari sistem keuangan internasional.
Langkah India ini menunjukkan keinginan untuk memperkuat posisi ekonomi domestik dan meningkatkan penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan internasional, sambil tetap menjaga hubungan ekonomi yang stabil dengan negara-negara besar lainnya.***







