SKYSHI MEDIA – Seni dan budaya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda. Lewat tarian tradisional, musik daerah, hingga seni rupa, anak-anak dapat belajar tentang nilai disiplin, kerja sama, hingga rasa cinta terhadap tanah air.
Di berbagai daerah, sekolah maupun komunitas seni mulai mengintegrasikan pendidikan karakter melalui kegiatan budaya. Misalnya, latihan gamelan yang menuntut kesabaran dan kekompakan, atau pementasan teater tradisional yang menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian.
Selain memperkaya wawasan seni, pendekatan ini juga membantu memperkuat identitas bangsa di tengah gempuran budaya global. Dengan memahami seni dan budaya, generasi muda diajak untuk lebih menghargai akar tradisi sekaligus menumbuhkan rasa hormat terhadap keberagaman.
Para pendidik menilai bahwa seni budaya mampu menjadi jembatan antara pembelajaran kognitif dan emosional. Tidak hanya membentuk anak cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berempati, dan beretika.
Pendidikan karakter lewat seni budaya membuktikan bahwa warisan nenek moyang masih relevan sebagai bekal moral dalam menghadapi tantangan zaman.***
