SKYSHI MEDIA – Tahun 2025 membawa angin segar dalam dunia fashion, terutama di kalangan Gen Z yang kini menjadi trendsetter utama. Dengan pengaruh media sosial seperti TikTok, Instagram, hingga platform belanja online, setiap gaya bisa mendadak viral hanya dalam sekejap. Tidak heran jika tren fashion tahun ini banyak dipengaruhi oleh kreativitas, keberanian, dan kesadaran sosial generasi muda. Lalu, apa saja gaya yang diprediksi bakal booming di tahun ini?
1. Sustainable Fashion: Gaya dengan Misi Lingkungan
Gen Z dikenal sangat peduli pada isu keberlanjutan. Mereka mulai beralih ke pakaian ramah lingkungan yang terbuat dari bahan daur ulang, katun organik, atau teknik produksi minim limbah. Memakai pakaian bukan lagi soal gaya semata, melainkan juga bentuk kepedulian terhadap bumi. Brand lokal maupun global pun semakin gencar mengusung konsep ini untuk menarik perhatian pasar.
2. Y2K Modern: Nostalgia dengan Sentuhan Futuristik
Tren Y2K yang sempat booming kembali hadir dengan versi lebih segar. Crop top, rok mini, celana cargo, hingga aksesori glitter kembali diminati. Bedanya, kali ini dipadukan dengan material modern seperti kulit sintetis ramah lingkungan dan desain holografik. Perpaduan nostalgia dan futuristik membuat gaya ini sulit ditolak oleh Gen Z.
3. Quiet Luxury: Elegan tapi Low Profile
Tidak semua tren harus nyentrik. Tahun ini, quiet luxury atau gaya elegan minimalis semakin populer. Fashion item seperti blazer rapi, celana tailored, hingga kemeja oversized menjadi pilihan utama. Gaya ini memberikan kesan sophisticated tanpa harus terlihat berlebihan—cocok untuk Gen Z yang ingin tampil classy tanpa ribet.
4. Streetwear Genderless: Fleksibel dan Inklusif
Streetwear tetap mendominasi, tetapi kini lebih genderless. Hoodie oversized, sneakers chunky, hingga tas selempang unisex menjadi favorit. Tren ini mencerminkan inklusivitas dan kebebasan ekspresi, sesuatu yang sangat dihargai oleh Gen Z.
5. Digital Fashion & AR: Dunia Maya Jadi Catwalk Baru
Fashion tidak hanya hadir di dunia nyata. Tahun 2025 menyaksikan ledakan digital fashion dengan bantuan augmented reality (AR). Banyak anak muda membeli pakaian virtual untuk dipamerkan di media sosial atau digunakan di dunia metaverse. Meski terkesan futuristik, tren ini diperkirakan akan menjadi fenomena besar dalam beberapa tahun mendatang.
6. Warna Neon dan Bold: Tampil Lebih Berani
Gen Z identik dengan keberanian berekspresi. Tak heran, warna-warna neon seperti electric blue, hot pink, hingga lime green kembali merajai fashion. Warna mencolok ini bukan sekadar tren, tapi juga simbol percaya diri.
Dampak Tren Fashion terhadap Kehidupan Gen Z
Lebih dari sekadar gaya, fashion bagi Gen Z adalah alat komunikasi identitas. Apa yang mereka kenakan mencerminkan siapa diri mereka, apa yang mereka perjuangkan, hingga bagaimana mereka ingin dipandang masyarakat. Tidak heran jika tren 2025 lebih personal, berani, dan penuh makna.
Selain itu, tren fashion juga membuka peluang besar bagi industri kreatif lokal. UMKM fashion semakin dilirik karena mampu menghadirkan produk unik dengan harga terjangkau. Artinya, tren ini bukan hanya memengaruhi gaya hidup, tapi juga memberi dampak positif pada ekonomi kreatif Indonesia.
Tahun 2025 menegaskan bahwa Gen Z adalah game changer dalam dunia fashion. Dari sustainable fashion hingga digital fashion, setiap tren mencerminkan kreativitas, kepedulian sosial, dan keberanian berekspresi. Pertanyaannya, apakah kamu sudah siap mengikuti tren terbaru ini, atau justru menciptakan gaya baru yang bisa jadi viral berikutnya?***













