SKYSHI MEDIA – Di tengah kesibukan kota dan padatnya aktivitas sehari-hari, banyak orang mencari cara untuk menjaga kesehatan sekaligus melepas penat. Salah satu pilihan yang kian populer adalah hiking, aktivitas mendaki bukit atau gunung yang memadukan olahraga dengan pengalaman menikmati alam.
Hiking dikenal sebagai olahraga yang menyehatkan karena melibatkan aktivitas fisik menyeluruh—dari otot kaki, punggung, hingga paru-paru. Selain membakar kalori, hiking juga meningkatkan daya tahan tubuh serta melatih konsentrasi. Namun, lebih dari sekadar olahraga, hiking kini juga dianggap sebagai bentuk healing atau penyembuhan mental.
Berjalan di tengah hutan, mendengarkan suara burung, merasakan hembusan angin pegunungan, hingga melihat pemandangan hijau yang menenangkan, terbukti mampu mengurangi stres dan kecemasan. Alam menjadi “ruang terapi” yang memberi ketenangan sekaligus energi baru.
Tak heran jika generasi muda semakin gemar melakukan hiking, baik ke jalur populer seperti Gunung Bromo, Rinjani, maupun ke destinasi baru yang masih jarang dijamah. Dengan dukungan media sosial, pengalaman hiking juga menjadi momen berbagi inspirasi, memperkenalkan keindahan alam Indonesia, dan mengajak lebih banyak orang untuk hidup aktif sekaligus menjaga lingkungan.
Hiking bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin. Dari puncak gunung hingga jalur sederhana, setiap langkah adalah kesempatan untuk menyehatkan tubuh, menyegarkan pikiran, dan menemukan kedamaian dalam pelukan alam.***


















