Gaya Hidup Digital: Antara Nyaman dan Boros

banner 468x60

SKYSHI MEDIA – Hidup di era serba digital membawa banyak kemudahan. Dari berbelanja kebutuhan sehari-hari, membayar tagihan, hingga mencari hiburan, semuanya bisa dilakukan hanya lewat smartphone. Gaya hidup digital telah menjadi standar baru yang memberi kenyamanan, efisiensi, bahkan kesempatan tanpa batas.

Namun, di balik semua kemudahan itu, ada sisi lain yang patut diwaspadai: boros. Fenomena impulse buying atau belanja impulsif makin marak karena kemudahan transaksi digital. Promo harian, flash sale, hingga iklan yang personal membuat masyarakat sering mengeluarkan uang untuk hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

banner 336x280

Riset terbaru menunjukkan bahwa generasi milenial dan Gen Z adalah kelompok paling rentan terhadap gaya hidup digital yang boros. Mereka kerap menghabiskan dana untuk langganan hiburan, belanja online, hingga aplikasi produktivitas yang sebenarnya bisa diganti dengan alternatif gratis.

Meski begitu, gaya hidup digital bukan berarti harus dihindari. Justru, dengan manajemen keuangan yang baik, kemudahan ini bisa jadi alat untuk hidup lebih cerdas. Contohnya, penggunaan e-wallet yang memberi catatan pengeluaran detail, atau aplikasi investasi digital yang membuat generasi muda lebih melek finansial.

Pada akhirnya, gaya hidup digital adalah pilihan. Apakah akan dimanfaatkan untuk kenyamanan dan produktivitas, atau justru menyeret kita ke jurang pemborosan, sepenuhnya tergantung bagaimana kita mengendalikannya.***

banner 336x280