SKYSHI MEDIA – Bagi Generasi Z, nongkrong di coffee shop bukan sekadar menikmati secangkir kopi. Fenomena coffee shop hopping—berpindah dari satu kedai kopi ke kedai lainnya—telah menjadi gaya hidup baru yang sarat makna.
Tren ini muncul seiring maraknya coffee shop dengan konsep unik, mulai dari yang minimalis modern, industrial, hingga bernuansa lokal. Setiap tempat menawarkan suasana berbeda, sehingga cocok untuk bekerja, belajar, atau sekadar berbagi konten di media sosial.
Bagi Gen Z, coffee shop adalah ruang ekspresi sekaligus networking. Banyak ide kreatif lahir di balik meja kopi, dari obrolan santai hingga pertemuan bisnis kecil. Menariknya, tren ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal karena kedai kopi independen semakin banyak bermunculan.
Tak hanya kopi, menu pendamping seperti pastry, makanan ringan, hingga signature drink kekinian juga menjadi daya tarik. Ditambah akses Wi-Fi cepat, coffee shop kini menjadi “kantor kedua” bagi banyak anak muda.
Fenomena coffee shop hopping membuktikan bahwa nongkrong bisa sekaligus produktif. Sebuah budaya baru yang merefleksikan bagaimana generasi muda memadukan gaya hidup, kreativitas, dan kebutuhan sosial.***













