SKYSHI MEDIA – Di tengah tantangan perubahan iklim dan kesadaran lingkungan yang meningkat, ekonomi hijau atau green economy semakin mendapat perhatian. Bisnis ramah lingkungan kini bukan sekadar tren, tetapi menjadi strategi jangka panjang yang mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus keberlanjutan planet.
Pertumbuhan ekonomi hijau terlihat dari meningkatnya jumlah startup dan perusahaan yang mengusung prinsip ramah lingkungan. Contohnya, bisnis energi terbarukan, fashion berbahan daur ulang, hingga usaha kuliner yang minim sampah plastik. Model bisnis ini tidak hanya menarik konsumen modern yang peduli lingkungan, tetapi juga membuka peluang pasar baru dan investasi berkelanjutan.
Selain aspek ekonomi, pertumbuhan ekonomi hijau juga memberi dampak sosial positif. Penciptaan lapangan kerja baru di sektor energi bersih dan daur ulang, edukasi masyarakat tentang konsumsi berkelanjutan, serta pengurangan emisi karbon menjadi bukti nyata bahwa bisnis hijau bisa menguntungkan dan bertanggung jawab secara sosial.
Di masa depan, perusahaan yang tidak menyesuaikan diri dengan prinsip keberlanjutan berisiko tertinggal. Sebaliknya, bisnis yang mengintegrasikan aspek lingkungan dalam strategi akan mendapatkan kepercayaan konsumen dan nilai tambah kompetitif. Pertumbuhan ekonomi hijau bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.***













