SKYSHI MEDIA – Di era serba digital, digital marketing menjadi salah satu kunci utama pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Jika dulu pemasaran produk hanya mengandalkan toko fisik atau promosi dari mulut ke mulut, kini UMKM bisa menjangkau konsumen lebih luas hanya dengan memanfaatkan media sosial, website, hingga marketplace.
Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, lebih dari 20 juta UMKM di Indonesia telah masuk ke ekosistem digital. Strategi pemasaran online seperti iklan berbayar di media sosial, optimasi SEO, hingga penggunaan konten kreatif terbukti membantu meningkatkan penjualan. Bahkan, UMKM dengan produk lokal bisa menembus pasar internasional berkat pemasaran digital.
Tidak hanya itu, digital marketing juga memungkinkan UMKM membangun branding yang kuat. Misalnya, dengan konten storytelling yang menarik, produk sederhana seperti keripik singkong atau kopi lokal dapat memiliki nilai tambah dan identitas unik di mata konsumen.
Namun, tantangannya tetap ada. Minimnya literasi digital dan keterbatasan anggaran sering kali menjadi kendala. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan, pendampingan, serta inovasi berkelanjutan agar UMKM bisa bersaing di pasar digital yang kompetitif.
Dengan strategi digital marketing yang tepat, UMKM bukan hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi pemain besar yang berkontribusi pada ekonomi nasional.***













