SKYSHI MEDIA – Di era digital yang penuh peluang, generasi muda semakin berani menapaki jalur wirausaha. Mereka tak hanya terpaku pada karier konvensional, tetapi juga berani menciptakan lapangan kerja baru lewat inovasi. Dari bisnis kuliner kekinian, startup teknologi, hingga usaha berbasis kreativitas, semangat entrepreneur muda kini jadi salah satu motor penggerak ekonomi bangsa.
Apa yang membedakan generasi muda dengan pendahulunya? Pertama, mereka tumbuh dalam ekosistem digital. Media sosial dan e-commerce menjadi ruang utama untuk memasarkan produk dan membangun personal branding. Kedua, mereka lebih adaptif dan cepat membaca tren, menjadikan ide-ide segar lebih mudah berkembang.
Namun, perjalanan entrepreneur muda tentu bukan tanpa tantangan. Akses modal, literasi bisnis, hingga persaingan pasar kerap menjadi ujian. Di sisi lain, semangat kolaborasi dan networking membuat banyak anak muda bisa bertahan dan bahkan berkembang lebih cepat.
Pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas bisnis pun mulai memberi perhatian khusus dengan program inkubasi, pelatihan, hingga akses pendanaan. Semua itu membuka jalan bagi munculnya lebih banyak entrepreneur muda yang berdaya saing global.
Bagi generasi muda, entrepreneur bukan sekadar soal keuntungan, tetapi juga tentang menciptakan dampak sosial, membangun solusi, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Semangat inilah yang membuat wajah dunia bisnis semakin dinamis, kreatif, dan penuh inspirasi.***















