SKYSHI MEDIA – Industri otomotif tengah berada di titik perubahan besar. Kehadiran kendaraan listrik (EV) bukan hanya mengubah cara orang berkendara, tetapi juga mengguncang model bisnis tradisional. Produsen, pemasok, hingga bengkel kini dihadapkan pada realitas baru: menyesuaikan diri dengan tren ramah lingkungan atau tertinggal.
Perubahan ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran terhadap isu lingkungan, kebijakan pemerintah terkait emisi, serta kemajuan teknologi baterai yang semakin efisien. Tidak heran jika raksasa otomotif dunia berlomba merilis lini kendaraan listrik, sementara startup baru bermunculan menawarkan inovasi segar.
Namun, transisi ini bukan tanpa tantangan. Infrastruktur pengisian daya yang belum merata, harga baterai yang masih tinggi, dan resistensi konsumen menjadi pekerjaan rumah besar. Di sisi lain, peluang bisnis terbuka lebar: dari produksi komponen baterai, software pengelolaan kendaraan, hingga layanan purna jual khusus EV.
Bagi pelaku bisnis otomotif, era kendaraan listrik adalah momentum untuk bertransformasi. Adaptasi teknologi, riset berkelanjutan, dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memenangkan pasar baru yang diproyeksikan akan terus berkembang pesat dalam dekade mendatang.***















