SKYSHI MEDIA – Desain minimalis sudah lama menjadi tren dalam arsitektur maupun interior modern. Konsep ini dikenal sederhana, rapi, dan fungsional. Namun, banyak orang salah kaprah dengan menganggap minimalis itu sekadar “kosong” atau “serba putih”. Padahal, jika diterapkan dengan tepat, desain minimalis bisa tetap memukau dan penuh karakter.
1. Fokus pada Fungsionalitas
Minimalis bukan hanya tentang estetika, tapi juga fungsi. Setiap elemen yang dipilih harus memiliki tujuan. Furnitur multifungsi seperti meja lipat atau rak tersembunyi bisa membuat ruangan lebih efisien tanpa mengorbankan keindahan.
2. Pilihan Warna yang Tepat
Warna netral memang jadi ciri khas minimalis, tapi permainan tone seperti abu-abu, beige, atau hitam bisa menciptakan kedalaman visual. Sentuhan warna kontras pada detail kecil juga mampu membuat ruangan lebih hidup.
3. Material Berkualitas
Dalam desain minimalis, kualitas lebih penting daripada kuantitas. Kayu alami, beton ekspos, atau kaca bening bisa memberi kesan elegan sekaligus tahan lama.
4. Pencahayaan sebagai Kunci
Cahaya alami menjadi elemen vital dalam desain minimalis. Jendela besar atau skylight dapat memperluas kesan ruang. Tambahan lampu dengan desain simpel juga mampu menonjolkan keindahan tanpa berlebihan.
5. Sentuhan Personal
Meski simpel, desain minimalis tetap bisa merepresentasikan kepribadian pemiliknya. Foto keluarga, karya seni, atau tanaman hijau bisa menjadi aksen kecil yang membuat ruangan terasa hangat dan tidak monoton. Minimalis bukan berarti membatasi diri, melainkan menemukan keindahan dalam kesederhanaan. Dengan pemilihan warna, material, pencahayaan, dan detail personal yang tepat, desain minimalis dapat tampil memukau sekaligus nyaman dihuni.***













