SKYSHI MEDIA – Ide bisa datang kapan saja: saat di jalan, sebelum tidur, bahkan ketika sedang mandi. Namun sering kali ide yang bagus justru menguap begitu saja karena tidak langsung dicatat atau dikelola dengan baik. Padahal, banyak karya besar lahir dari kebiasaan sederhana: menyimpan ide.
Menurut pakar produktivitas, otak manusia lebih baik digunakan untuk berpikir, bukan menyimpan. Itulah mengapa setiap inspirasi yang muncul sebaiknya segera dituliskan, baik di buku catatan kecil, aplikasi catatan di ponsel, atau rekaman suara. Dengan begitu, ide tidak hilang ditelan kesibukan sehari-hari.
Selain menyimpan, mengelola ide juga penting. Cobalah membuat kategori atau folder khusus—misalnya ide tulisan, bisnis, atau konten media sosial. Setelah itu, luangkan waktu tertentu untuk meninjau ulang daftar ide tersebut, memilih mana yang layak dikembangkan, dan menyingkirkan yang tidak relevan.
Beberapa kreator bahkan menggunakan metode “bank ide” digital, di mana setiap inspirasi disimpan dalam satu wadah terorganisir. Dari sana, ide bisa dipadukan, dimodifikasi, hingga akhirnya diwujudkan menjadi karya nyata.
Kunci utamanya adalah konsistensi. Tanpa disiplin mencatat dan mengelola, ide hanya akan menjadi angan-angan. Tapi dengan kebiasaan sederhana menyimpan dan merawatnya, setiap inspirasi bisa berubah menjadi langkah awal menuju kesuksesan.***













