Ekonomi Indonesia 2025: Tumbuh Pesat atau Terjebak Ancaman Resesi Global?

banner 468x60

SKYSHI MEDIA – Memasuki tahun 2025, ekonomi Indonesia menjadi sorotan tajam di kancah internasional. Di satu sisi, berbagai indikator makroekonomi menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan yang tetap solid. Namun di sisi lain, bayang-bayang resesi global akibat gejolak geopolitik, ketidakpastian harga komoditas, hingga ketegangan pasar keuangan internasional mulai menghantui.

Pertanyaan besar pun muncul: Apakah ekonomi Indonesia 2025 benar-benar siap tumbuh pesat, atau justru rawan tergelincir dalam ancaman resesi global?

banner 336x280

Pertumbuhan Masih di Jalur Positif

Data terakhir dari Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap berada di kisaran 5% pada 2025. Sektor konsumsi domestik dan investasi infrastruktur masih menjadi penopang utama, sementara sektor digital, energi terbarukan, serta UMKM semakin memperkuat fondasi ekonomi.

“Kekuatan pasar domestik kita masih menjadi tameng dari badai global. Namun, tantangan eksternal tidak boleh dianggap remeh,” ujar seorang ekonom dari Universitas Indonesia.

Ancaman dari Luar Negeri

Meskipun prospek terlihat menjanjikan, ancaman resesi global terus membayangi. Krisis energi di Eropa, perlambatan ekonomi Tiongkok, serta kebijakan moneter ketat di Amerika Serikat bisa berdampak langsung pada ekspor, investasi asing, hingga stabilitas nilai tukar rupiah.

Lembaga internasional seperti IMF bahkan mengingatkan bahwa negara berkembang harus bersiap menghadapi fluktuasi harga pangan dan energi yang bisa memicu inflasi tinggi.

Kunci Penyelamatan: Transformasi Ekonomi

Di tengah ketidakpastian global, pemerintah menekankan pentingnya transformasi ekonomi melalui hilirisasi industri, penguatan ekonomi digital, dan transisi energi hijau. Strategi ini diharapkan mampu memperkokoh daya saing Indonesia agar tidak terlalu bergantung pada faktor eksternal.

“Jika Indonesia mampu mempercepat transformasi, maka resesi global bisa menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian ekonomi,” kata seorang analis pasar modal.

Tumbuh Pesat atau Terjebak Resesi?

Kini, pilihan ada pada arah kebijakan ekonomi dan ketahanan struktur domestik. Apakah Indonesia akan mencatat sejarah baru dengan pertumbuhan pesat di tengah badai, atau justru ikut terseret arus resesi global?

Satu hal yang pasti, tahun 2025 akan menjadi ujian berat bagi fondasi ekonomi Indonesia.***

banner 336x280