SKYSHI MEDIA – Pandemi COVID-19 telah mengubah wajah dunia seni. Teater kosong, galeri tutup, dan konser dibatalkan, meninggalkan banyak pekerja seni menghadapi ketidakpastian. Namun, dari tantangan itu muncul kisah inspiratif tentang ketangguhan, kreativitas, dan semangat untuk terus berkarya.
Salah satu contohnya adalah Rina, seorang pelukis muda yang awalnya kehilangan sumber penghasilan dari pameran seni. Alih-alih menyerah, Rina memanfaatkan platform digital untuk memamerkan karyanya secara virtual. Ia bahkan berhasil menjual beberapa lukisan melalui lelang online dan membangun komunitas penggemar seni baru.
Begitu pula Andi, musisi jalanan yang kini merambah konten daring. Dengan kamera dan mikrofon sederhana, Andi membuat pertunjukan musik live streaming dari rumahnya. Penghasilan memang berbeda, tapi ia menemukan cara baru menjangkau audiens lebih luas.
Tak hanya individu, kolaborasi antarpekerja seni juga tumbuh. Komunitas seni di berbagai kota Indonesia mulai menggelar pertunjukan digital, workshop online, dan proyek kolaboratif, membuktikan bahwa kreativitas tidak bisa dibatasi ruang fisik.
Kisah-kisah ini mengingatkan kita bahwa seni bukan sekadar hiburan, tetapi juga cerminan ketahanan manusia. Pekerja seni menunjukkan bahwa dengan inovasi, keberanian, dan semangat, masa-masa sulit bisa diubah menjadi peluang untuk berekspresi lebih luas. Pandemi memang menghadirkan banyak rintangan bagi pekerja seni, tetapi juga membuka jalan baru bagi kreativitas dan inovasi. Semangat mereka adalah inspirasi bagi kita semua untuk tetap berkarya, meski di tengah ketidakpastian.***













